Repository Unesa
merupakan penyimpanan naskah, dokumen, karya ilmiah,
skripsi, penelitian, tesis, dll, segenap civitas akademika UNESA
agar dapat digunakan bersama bagi seluruh pengguna yang
berkepentingan/peduli dengan peningkatan pendidikan di negeri tercinta Indonesia.
LAYANAN PENDIDIKAN KELUARGA DALAM SELF REGULATED LEARNING BAGI ANAK TUNADAKSA
Pelayanan pendidikan secara khusus dalam keluarga bagi anak tunadaksa yang mengalami kekurangan fisik membutuhkan perhatian orangtua dan masyarakat (sekolah dan lingkungan sekitar). Bentuk pendekatan ¬self-regulated learning dalam layanan pendidikan keluarga sebagai salah satu pemecahan masalah untuk membekali pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap bagi anak tunadaksa di lingkungan rumah. Tujuan pada permasalahan ini secra kontekstual dimaksudkan untuk dapat memperoleh konsep layanan pendidikan keluarga yang dapat dilakukan dengan pendekatan self-regulated learning pada siswa tunadaksa. Pendidikan dalam keluarga itulah wajib didapatkan sedini mungkin bagi anak, karena dengan melalui ini pihak keluarga atau orang tua dengan self-regulated learning yang meliputi 8 proses: (a) goal setting (penentuan tujuan), (b) planning (perencanaan), (c) self-motivation (motivasi diri), (d) attention control (pengendalian diri), (e) flexible use of learning strategies (penggunaan strategi belajar secara fleksibel), (f) self-monitoring (pengawasan diri), (g) appropriate help-seeking (pencarian pertolongan sesuai keperluan), (h) self-evaluation (evaluasi diri).
Upaya layanan pendidikan keluarga dalam rangka menerapkan ¬self-regulated learning bagi siswa tunadaksa amat penting yang wajib dilakukan oleh pihak keluarga ( orang tua dan keluarga lainnya), karena sebagian besar waktu anak dalam kehidupannya berada dalam lingkungan rumah. Oleh karena pendidikan dalam keluarga itulah wajib didapatkan sedini mungkin dari pihak keluarga atau orang tua dapat menanamkan pengetahuan, nilai-nilai, keterampilan dan sikap bagi anak tunadaksa.