Repository Unesa
merupakan penyimpanan naskah, dokumen, karya ilmiah,
skripsi, penelitian, tesis, dll, segenap civitas akademika UNESA
agar dapat digunakan bersama bagi seluruh pengguna yang
berkepentingan/peduli dengan peningkatan pendidikan di negeri tercinta Indonesia.
Menyelamatkan Lingkungan dengan Malam Modifikasi dan Pewarna Alam
Madura dikenal luas sebagai wilayah penghasil garam dengan kesenian karapan sapi. Nyatanya ada beberapa daerah di Madura yang merupakan produsen batik. Memiliki corak dan ragam yang unik dan bebas, sifat produksinya yang personal dan masih mempertahankan cara-cara tradisional menjadi kelebihan tersendiri bagi produk batik Madura. Salah satu UMKM batik yang sedang berkembang di Madura adalah UMKM “Al-Qomar” ini didirikan oleh Ibu Nur Hasanah pada tahun 2014. Berlokasi di Dusun Laok Lorong, Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep. Preparasi (pencucian dan mordanting) masih mengandalkan peranan UMKM lain dan ketersediaan kain mori prima, primisima, tiga bendera, dan super B siap pembatikan dari luar Sumenep menghambat perkembangan UMKM. Dr. Nita Kusumawati, M.Sc. dengan anggota Dr. Anang Kistyanto, S.Sos., M.Si. menciptakan beberapa kegiatan yang digadang mampu mempercepat perkembangan UMKM “Al-Qomar” yakni introduksi preparasi kain katun jepang siap pembatikan introduksi pembatikan kain katun jepang menggunakan material dyes resist dari limbah malam tawon, introduksi pewarnaan alami katun jepang menggunakan komoditas lokal, meliputi daun tarum, ketapang, mahoni, jati, kulit kayu secang dan kulit manggis, diharapkan “Al-Qomar” menjadi UMKM yang mandiri dan ramah lingkungan